Selasa, 26 Juni 2018

Review Novel Loves in Insa-Dong - Indah Hanaco

Loves in Insa-Dong - Indah Hanaco


Holaaa.. Aku kembali dengan karya Kak Indah. Aku kalau sudah naksir sama cara penulisannya, pasti gak akan segan cari karyanya yang lain, meskipun sudah lama sekalipun. Salah satunya yah Kak Indah Hanaco. 

Baiklah, kita masuk ke blurb nya dulu yuk.

Judul : Loves in Insa-Dong
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Rumah Ide
Jumlah Halaman : iv + 196 hlm
Cetakan Kedua, 2012

Apakah aku kelak bisa melupakan hari itu? Saat-saat penuh magis di Insa-Dong? Entahlah, aku sendiri nggak yakin. Sejak hari itu, aku merasa ada yang berbeda padaku.

Hari-hariku tanpa gravitasi! Aku melayang-layang nggak karuan. Apapun yang kumakan, rasanya langsung terlupa begitu melewati tenggorokan. Keanehan yang belum pernah kurasakan.

Satu lagi, dia melihatku dalam keadaan paling buruk seumur hidupku. Wajah nggak karuan dan bibir pecah-pecah parah. Tuhan, aku rela kalau mati saat ini juga. Sangat rela.

❣❣❣❣❣


"Ya Tuhan, lepaskan aku dari mimpi buruk ini. Walau dosaku memang sangat banyak, tolong jangan hukum aku dengan cara begini. Biarlah kutebus dengan cara yang 'normal'. Aku tidak mau dan tidak mampu melakukan yang aneh-aneh. Lindungi aku, Tuhan! Plisss ..." (hlm 2)

Dibuka dengan kisah Cyril yang bagai dikejar-kejar mahluk penasaran. Awalnya, aku mengira ada sentuhan fantasi di sini. Soalnya dari blurb kan dibilang melayang-melayang. Asumsiku Cyril koma dan jadi arwah penasaran. Dan seperti biasa, asumsi ku yang sok pintar itu salah total. Ternyata Cyril dikejar mahluk yang bernama lelaki yang merasa masih menjadi kekasih Cyril, sedangkan Cyril merasa sudah mengakhiri hubungannya dengan sang lelaki yang bernama Vito. 

Jalan cerita untuk Cyril benar-benar menyelesaikan masalah dengan Vito di sini, bisa dibilang cukup panjang. Kalau yang berkaitan dengan judulnya sendiri hanya ada sedikit, jadi kesannya hanya sekilas kejadian di Insa-Dong. Tapi secara keseluruhan kisah mereka manis. Dan Kak Indah selalu berhasil membuat kisah yang manisnya pas, tidak berlebihan tapi klepek-klepek bacanya.

Setting tempat di sini, lebih dari sebagian besar terjadi di Medan dan sedikit berpindah ke Korea. Penjabaran kak Indah masih cukup jelas untuk setting tempat dan juga setting waktunya. 

Selepas menyelesaikan permasalahan antara Vito dan Cyril, Cyril punya penggemar rahasia yang tidak ia ketahui siapa. Awalnya memberikan bunga matahari, lalau diikuti denagn puisi yang dikirim secara rutin ke emailnya. Cyril penasaran dengan sosok itu tapi hatinya sudah mulai luluh dengan penggemar rahasianya itu. 

Karena aku kepo, aku menebak-nebak sosok yang menjadi penggemar rahasianya itu. Apakah sosok kiriman Vito untuk balas dendam, atau teman Naila - kakak Cyril yang hendak dijodohkan dengan Cyril, atau mungkin ada tokoh lainnya. 

Selain itu, persahabatan Cyril dan Muti yang kelihatannya kokoh, pada akhirnya juga diuji.

Kak Indah berhasil membuat aku gagal menebak alur cerita yang aku pikir sudah bisa aku duga. Alur bergerak maju. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga, namun karena Cyril sering berkonflik di dalam batin, mungkin bisa juga dibilang sudut pandang orang pertama. 

Kelebihannya:
- manisnya pas
- kalau untuk ukuran aku yang sok tahum alurnya awalnya gak ketebak
- konflik di dalamnya bukan hanya percintaan tapi juga persahabatan

Kelemahannya : 
- cukup banyak juga typo-nya, tapi gak parah sih dan gak berpengaruh ke jalan cerita

Yang penasaran, boleh cari novel ini di toko buku online. Waktu aku beli beberapa bulan yang lalu, masih ada. Sekarang aku tak tahu. 

Novel ini direkomendasikan untuk 15+.

Loves in Insa-Dong, selesai!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar