Minggu, 29 April 2018

Review Novel Paper Romance - Lia Indra Andriana

Paper Romance - Lia Indra Andriana


Akhirnya aku update juga di blog aku untuk post yang ini. Memang dibutuhkan kesungguhan yah buat melanjutkan niat awal untuk rajin update di blog. Maklum yah penyakit malas sedang menyerang, karena harus post dua seklaigus dan aku berusaha akan menyelesaikannya hari ini. 
Baiklah, langsung saja kita intip dulu sedikit mengenai novel ini. 

Judul : Paper Romance
Penulis : Lia Indra Andriana
Penerbit : Penerbit Haru
Jumlah Halaman : 376 hlm
Cetakan Pertama, April 2013
Blurb:

KEV MIRROW, PENULIS BESTSELLER PULANG KE INDONESIA DAN MENEMUKAN INSPIRASINYA KEMBALI DARI SEORANG WANITA!


To: Arie@majalahStarIndonesia.com

From: Kev@kevmirrow.com
______________________________________________________
Mengenai artikel yang Anda tulis, saya ingin meluruskan beberapa hal:

Saya tidak pernah kehilangan ide menulis, saya hanya vakum menulis sementara
Eliana Candra, cewek yang mengaku sebagai pacar saya sebenarnya adalah asisten saya. Namanya saya gunakan sebagai tokoh utama di novel terbaru saya karena saya ingin menghukumnya (saya tidak ingin membahasnya)
Saya masuk ke rumah sakit karena kecelakaan mobil beruntun, bukan karena tidak konsentrasi saat menyetir!



Kev Mirrow membaca ulang email yang hendak ia kirim. Dahinya berkerut, ia berpikir keras. Lalu sambil mendengus ia menghapus semua hasil ketikannya, menggantinya dengan sebaris tulisan:

Terima kasih telah menepati janji Anda mengirimkan hasil wawancara. Tidak ada yang salah, Anda boleh memuatnya di majalah.

⚜⚜⚜⚜⚜


Kev si pemulis terkenal mengalami cidera di bagian tangannya dan itu semua disebabkan oleh kakaknya sendiri. Padahal ia harus menyelesaikan sebuah novel dalam waktu dekat, dan satu-satunya cara untuk dapat menyelesaikannya adalah mencari asisten untuk membantunya mengetik selama tangannya masih dalam proses pemulihan. 

"Memangnya ini fan meeting atau bedah buku?" (hlm 9)
Pisau mana? Batako juga boleh. Kalau perlu cabe ulek satu kilogram juga boleh deh buat dijejelin ke mulut Kev. Bagaimana bisa ada asisten yang bertahan bekerja di bawah pimpinan atasan yang seperti Kev? Kev si penulis terkenal tapi tempramental, tak sabaran, berlidah tajam (mungkin kebanyakan makan beling), dan mendapat julukan si wajah masam dari para karyawan kakak Kev.

Kok bisa karyawan kakak Kev menilai Kev seperti itu? Karena merasa bersalah telah membuat Kev terluka, kakak Kev berusaha memenuhi permintaan Kev untuk menyediakan ruangan khusus untuk Kev bekerja bahkan melengkapinya dengan fasilitas yang mewah karena merasa bersalah. Dan setelah asisten terakhir juga tidak sanggup berurusan dengan Kev, tiba-tiba Kev menunjuk Eliana Candra yang bekerja di perusahaan kakak Kev untuk menjadi asistennya. Saat Eli berusaha untuk mengenali Kev dan karyanya kemudian menyampaikan pendapatnya mengenai karya Kev. Pada akhirnya Eli didamprat dengan petikan kalimat di atas. 

Baru beberapa bulan menghabiskan waktu bekerja sebagai asisten Kev, Eli sudah bisa membedakan mana wajah jengkel dan mana wajah amat sangat jengkel milik Kev. 

"Jangan nilai orang dari tulisannya. Penulis itu penipu paling ulung yang bisa menggunakan kelihaiannya untuk menjual angan-angan, terutama pada wanita." (hlm 21)
Kev ini jika di depan para penggemarnya manisnya bukan main. Sutau hari ia mengalami kecelakaan dan ternyata Kev mengidap suatu penyakit yang mengharuskannya untuk operasi dan efek samping dari operasi itu adalah Kev tidak bisa membedakan mana karyanya dan mana kenyataan. Ia menganggap Eli itu sebagai kekasihnya. Karena di novel ynag sedang dikerjakan Kev, peran utama wanitanya namanya baru saja diganti menjadi nama Eli sebagai bentuk hukuman untuk Eli. 

Untuk itu, manager Kev meminta pada Eli untuk berpura-pura menjadi pacar Kev hingga naskah novel tersebut selesai dibuat. Namun ada plot twist di baliknya. 

Penulis berhasil membuat aku larut dengan kisah Eli dan Kev. Sampai yang pada awalnya aku kurang begitu suka dengan karakter Nathan (Padahal karakter Nahan di sini baik banget), namun seiring waktu aku jadi suka dengan karakter Nathan. Yang awalnya suka pada Kev, jadi dibuat kesal pada Kev. Tapi juga dibuat gemas saat melihat Kev dan Eli.  

Eli yang tertutup, kalem, selalu minta maaf meskipun tidak berbuat salah akhirnya berubah semenjak mengenal Nathan dalam hidupnya. Jadi pada akhirnya bagaimana akhir kisah Kev - Eli- Nathan - dan para tokoh lainnya? Baca gengs novelnya. 

Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga. Alur bergerak maju dan wajar. Setting waktu dan tempat juga mudah dipahami. Karakter di dalamnya memiliki ciri khas masing-masing. Hanya saja ada sedikit kekurangan di novel ini. Rasanya sedikit aneh tidak ada yang mengingat Kev dan Eli berpacaran, mengingat Kev adalah penulis ternama dan berita mengenai hubungan mereka berdua sudah dimuat di media bahkan diumumkan di saat acara launching buku Kev. 

Novel ini aku rekomendasikan untuk 15 +. Aku beli novel ini di shopee Penerbit Haru. Untuk harganya silahkan dicek sendiri. 

Paper Romance, selesai!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar